Ujian Dinas

Menurut Pasal 30 Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil, ditegaskan bahwa setiap Pegawai Negeri Sipil yang akan naik pangkat ke golongan yang lebih tinggi, wajib menempuh dan lulus ujian dinas, kecuali ditentukan lain dalam Peraturan Pemerintah atau Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Ujian Dinas Tingkat I adalah ujian yang wajib ditempuh oleh Pegawai Negeri Sipil yang akan naik pangkat setingkat lebih tinggi dari Pengatur Tingkat I Golongan Ruang II/d menjadi Penata Muda Golongan Ruang III/a.

Ujian Dinas Tingkat II adalah ujian yang wajib ditempuh oleh Pegawai Negeri Sipil yang akan naik pangkat setingkat lebih tinggi dari Penata Tingkat I Golongan Ruang III/d menjadi Pembina Golongan Ruang IV/a.

Pegawai Negeri Sipil yang dibebaskan dari ujian dinas apabila:

  • Akan diberikan kenaikan pangkat karena telah menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya.
  • Akan diberikan kenaikan pangkat karena menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara.
  • Telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan: Sepala/Adum/Diklatpim Tingkat IV untuk ujian dinas tingkat I serta Sepadya/Spama/Diklatpim Tingkat III untuk ujian dinas tingkat II;
  • Telah memperoleh: Ijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV untuk ujian dinas tingkat I dan Ijazah Dokter/Dokter Gigi, Apoteker, Magister (S2) dan ljazah iain yang setara atau Doktor (S3), untuk ujian dinas tingkat II;
  • Menduduki jabatan fungsional tertentu.